Sabtu, 24 Desember 2011

sebelum colapse

Niatnya mau nulis sesuatu malam ini,, terlalu banyak yang harus dituang dalam blog ini tapi .. apa daya mata udah sangat mengantuk. T.T
oiaaa ..


Merry Christmas semuaaaaaa !!!!!!
Gbu all ..

Minggu, 04 Desember 2011

PS " Good nite my ^Liebe^

Kenapa isi blog ini curhatan galau-galau semua yaaaa ????!!! T.T
Lain kali mesti ngasih tulisan bermutu nih ..

Udah ngantuk. Tidur ahhh..

PS " Good nite my ^Liebe^ --> You will always be in my heart

Never mind I'll find

Ketika post ini dibuat mungkin dia sedang bersama orang lain.
:)
ok sepertinya itu bukan emot yang benar-benar aku rasakan.
:(
atau mungkin :'(

:'(
:'(
:'(

Nothing

Setiap hari aku masih merasakan perih yang sama.
Setiap hari aku masih merasakan getaran yang sama.
Rindu. Kangen.
Jantung ini masih berdetak kencang ketika melihat dia.
Aku bahkan tak bisa berpapasan mata dengan dia.
Mata ini masih silau melihat pancaran matanya tapi sangat hebat merekam tiap detil dirinya.
Sosok yang ingin ku kenali. Dalami. Cintai.


Dan sekarang.
Setelah lebih dari 210 malam berjuang melawan bayangan dia aku masih berdiri di tempat yang sama seperti dulu.
Menyayangi nya.
Merindukan nya.
Mengharapkan nya.

Tanya Kenapa

Kenapa CINTA bisa menjadi hal yang penting untuk hidup seseorang
?

Kamis, 01 Desember 2011

:)


Oooooo Yeaaahhh ...
I love this month !!
Like i Love you ..
*eaaaa

Beast Inside

I just did something bad.
So embarrasing.
So childish.
and now i regret it all night long.

But maybe it was a good thing. I mean best friend should know everything about us, right?
The good things, but properly the evil side.
And that was happened to me. i just explode the beast side of me.

*How could I be so mad just because I spent 30k rupiah for something that i really don't wanna buy?!?
i even ever spent more than that for all trashes and get less regret.*

Damn it !

*yeah i know i shouldn't say bad word like that. I am working on that actually*



Minggu, 27 November 2011

Thing(s) #1



THE MUMMY RETURNS !!!!!!!!

Ini dia film yang saya sukain tapi telat banget .. hahaha
Setelah nonton beberapa kali baru sadar kalo film ini ternyata so sweet bgt. :p
Saya sih emang tipe pecinta film2 romantis yang ada adegan heroic-nya -tentang tokoh pria yang menyelamatkan wanitanya-. Rasanya gimana gitu nontonnya.. T.T

Anyway.. pokoknya filmnya menurut gw bagus walaupun efek yang dipake masih jelek, mungkin karena film lama juga kali yaa..
paling suka sih seri ke-2nya karena dapet banget heroic-nya.. walaupun uda punya anak tapi Eve sama Rick masih mesraaaa bgt ! :)
Oia tapi saya gak suka film yang ketiga-nya. udah males nonton karena Rachel Weisz (pemeran Evelyn) diganti, jadi ilang aja gitu chemistry-nya. Halah


PS : Brendan Fraser disini ganteng dehhh .. :p sejenis lah sama kaya di George of The Jungle ..




Music = Heart


Musik bisa mengekspresikan perasaan kita karena dari situlah musik ada. Dari perasaan..
dan inilah musik yang berulang kali saya dengar :
  1. Breakeven - The Script
  2. Story of Us - Taylor Swift
  3. Gravity - Sara Bareilles
  4. Between The Lines - Sara Bareilles
  5. Long Gone and Moved on - The Script
  6. Dead Man Walking - The Script
  7. Jar of Heart - Christina Perri
  8. The Man Who Can't be Moved - The Script
  9. Happy Ending - Mika
  10. Waiting - Endah 'n Resa
Haha.. just from the playlist you can easily know what's goin' on in my head :D
but thought .. It's like a medication and meditation.
Spilled out the emotion you kept while you sang it. Feel every pain in your chess and after that you will relieved, Well that's what i feel. :p

ps : I'll be fine. Don't worry

Jumat, 18 November 2011

Daydream


I was walking out from a house, which i knew it was my house. And i also knew that there were a baby bump in my stomach that time. I walked along the street and met my neighbor, she asked me about my pregnancy then suddenly a boy came along and hug me. he was like 4 or maybe 5 years old -i'm sucks at guessing-. For one seconds i realized that he is my son ! The hug was so warm and i loved that feeling. I asked him to go home, had a lunch, then took a nap. Next thing i knew, we were walking toward home, hugging each other, we stepped the stairs then i wake up.

it was just a dream. A nice one. It might caused by the gossip show i saw before i slept that talked about mom-to-be-celebrity. Hahaha .. blame the TV instead...
But one question still lingers in my mind :
      Who's the father anyway?

Rabu, 28 September 2011

Industri dengan Sumber Daya Manusia

Industri pada dasarnya adalah organisasi, yaitu sekumpulan orang yang melakukan proses kerjasama dan kegiatan yang terstruktur untuk mendapatkan tujuan bersama. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa manusia sanbgat berpengaruh dalam kelangsungan suatu perusahaan. Manusia-manusia dalam perusahaanlah yang memberikan ide atau informasi atau menyalurkan ide atau issu dari luar untuk diterapkan di perusahaan tsb.
Perusahaan yang baik tentu daja memperhatikan hal ini. Tidak hanya mencari untung tetapi perusahaan seharusnya memberikan kesejahteraan untuk karyawannya.

Hal di atas mungkin tidak mudah ditemui karena menurut Bapak Dosen hanya 20% perusahaan di Indo yang memikirkan secara long term. Bagaimana dengan pendapat saya ?
Kalau menurut saya, kebanyakan perusahaan mungkin lebih mengarahkan kesejahteraan pada papan atas karyawannya. Golongan direksi atau manager mendapatkan fasilitas yang jauh lebih baik dibanding karyawan biasa.
Hal ini saya dapatkan di suatu perusahaan tempat saya mengabdikan diri selama 2 tahun. Status karyawan tetap dari perusahaan asal Islandia itu tidak membuat saya berpikir untuk menghabiskan usia produktif saya disana. Pemberian upah sangat "kebanting". Gaji untuk kalangan Spv ke baweah tergolong kecil dibandingkan perusahaan lain tapi manager ke atas kemungkinan di atas rata-rata. Hemm apa anda berpikir saya mulai bergosip? Serius deh, emnag gosipnya gitu :p

Intinya permohonan untuk menaikkan gaji karyawan sangat sulit, padahal pressurenya berat. kami selalu dituntut hasil yang kilat dan bagus tanpa menerima apresiasi. Untuk saya sedikit meeting untuk mereview apa saja yang sudah kami capai akan membantu kami menaikkan semangat dibanding dengan mengomel terus membahas kesalahan2 yang etrjadi. Meeting jadi terasa seperti memutar kaset rusak, karena hanya membahas hala-hal itu saja yang kebanyakan meminta kami bekerja dengan bersih dan rapi.

Lau bagaimana dengan HR-nya ? Dengan segala hormat saya harus memberikan thumbs down untuk kinerja sang Manager, sebut saja Bapak X. Banyak blunder yang sudah dilakukan oleh Beliau. Saya menilai HRD kurang cakap dalam merangkul karyawannya, bahkan terkesan merendahkan. Hal ini berakibat munculnya sakit hati di antara teman-teman saya.

Kejadian itu bermula saat teman saya, R, mengajukan komplain tentang Jamsostek. Dari laporan pembayaran Jamsostek untuk karyawan terdapat minus hingga 1 tahun masa kerja. Maka R pun dipanggil HRD untuk meeting dengan perusahaan outsourching yang menangani administrasinya (dia masih berstatus karyawan kontrak). Dan disinilah blunder itu dimulai ...

R : Jadi gimana nih Pak?
O (outsourch) : Kami minta maaf pak, akan kami bayaran selisihnya ke rekening Jamsostek bapak..
R : Ya tapi kan saya jadi rugi 1 tahun Pak, yang mestinya diambil tahun kelima malah jadi tahun keenam ..
X : Itu kan cuma masalah waktu ....

                       hemmm... kata=kata yang seharusnya tidak dikatakan seorang manager HRD ke karywannya yang sedang merugi kan ? Yah silakan anda sendiri yang menilai ...           

Blunder terus berlanjut ...

Latar Belakang : 
Perusahaan ini menggunakan 2 Outsourching, PT. B & PT. S. Menurut pengalaman PT.S sering bermasalah dalam penggajian (tapi entah kenpa tetap digunakan). R ini sepertinya memang sudah ditimpa sial sejak awal bergabung denagn perusahan itu. Dia mendapat gaji lebih kecil dibanding teman seangkatannya yang masuk hanya selang 2 bulan. Dan kebetulan R juga masuk outsourching S.

R ; Pak, kenapa kkita mesti pake 2 perusahaan outsourching ? Kenapa ga 1 aja Pak?
X : Kenapa jadi kamu yang ngatur ? Sakarepkuu ...
(saya sih sebenernya ga terlalu ngerti artinya, tapi katanya rada gimana gitu kesannya ... )

Ada beberapa blunder lagi tapi saya tidak tega menulisnya, hehehe ... 
Tapi kasus yang paling fenomenal lagi adalah tidak dibayarnya uang shift 3 kepada anailis sesuai perjanjian. Sebagai ganti uang itu HR memberi kebijkan untuk memberikan cuti kepada analis2 yang bersangkutan. Tetap saja bukan upah yang sepadan (menurut daya loh ya .. )

Mengenai ini spv angkat bicara. Beliau sempat "mengancam" jika uang shift tidak dibayarkan maka akan membuat analis-analis marah dan akhirnya resign.
" Yasudah resign daja, kan gampang nyari analis " begitulah tanggapan Bapak Manager.

Saya yang saat itu sedang galau anatra ingin resign atau tidak, semakin mantap untuk meningglkan perusahaan itu. Banyak korban sakit hati yang juga memutuskan keluar. Hasilnya 8 orang analis keluar dalam waktu kurang dari 3 bulan. Apa hal ini berimbas pada HR ? Mungkin ya, karena ketika surat pengunduran diri saya masuk ke HR, Bapak M - HR bagian training (yang jauh lebih ramah dari Bpk. X) menelepon untuk menanyakan masalah yang terjadi dan hal apa saja yang harus mereka improve.

Saat ini sih saya dengar beberapa perubahan terjadi. Fasilitas/ salary lebih diperhatikan. Mungkin rekor "rontok" terbanyak analis menjadi shock teraphy.
Setiap perusahaan seharusnya memandang setiap karyawannya sebagai aset berharga yang harus dijaga. Toh mereka tidak merekrut sembarang orang untuk dipekerjakan kan ? Jadi kenapa begitu dulit menerima tetapi segitu gampangnya dilepas ? Menara yang tinggi pun perlu "bawahan" yang kuat.
Apresiasi jangan hanya diberikan kepada kepala saja tapi juga harus diteruskan ke anggota tubuh lain agar semuanya merasa dihargai sebagai tim untuk meraih visi perusahaan. Benar kan sodara-sodara ? :)